Senin, 01 Mei 2017

hujan


Membasuh derita....
Menyembunyikan air mata....
Ketika semua ingin lepas...
Ketika semua ingin bebas...

Ada hujan
Ada rahmat
Ada curahan
Ada limpahan

Jangan dihujat
Jangan disesal
Jangan diumpat
Jangan disebal

Mungkin kau pernah dengar
Menari dalam hujan....
Mensyukuri air yang bahkan terlalu banyak untukmu sendiri
Allah hanya ingin menunjukkan
Seberapa besar kasihNya padamu
Sampai takkan mampu kau menghitungnya....

Allahumma shoyyiban nafi'an.....
Rain.... lost the pain.....

taubat


Sebening kacakah jiwa ini
Seterang bias cahayakah terlihat
Maka aku bertanya pada diri
Mengapa semua yang indah tak tampak bagiku

Mungkin jiwaku seperti gelas kaca
Jernih bening tembus cahaya
Pada mulanya....

Kini terlalu pekat
Tertimpa kerak kerak dosa
Tertimbun lelehan iri hati
Terekatkan serpihan sombong

Maka apa....
Yang harus aku lakukan??

Bersihkan sekarang!! Kata nurani
Wudlu....
jangan hanya mensucikan jasmani
Niatkan juga membersihkan hati
Sholat....
Jangan hanya menggugurkan kewajiban
Lakukanlah sepenuh hati menghadap ilahi

Mulailah dari yang dasar, yang pokok
Kerak kerak akan terkikis
Siramlah dengan tilawah
Noda noda akan terhapus
Janganlah menunda
Karena waktu bukan milikku
Karena umur tak selalu sampai udzur

resah



lelah kadang terasa mengekang jiwa
sedih kadang merintih tertatih
cemas kadang keras meremas
marah kadang membakar tak tentu arah

apakah jiwa ku yang rapuh itu
ataukah imanku yang menipis
apakah tenagaku terkuras habis
ataukah ragaku yang  menjadi layu

adalah dipusaran negatif
titik balik kehidupan
serendah rendahnya keadaan
tapi ingatlah itu bukan akhir kejadian

selama masih ada nafas...
selama masih terjaga sholat...
selama masih terus berusaha...
Allah melihat semua.

sebelum bumi dijungkir balikkan
sebelum matahari berputar arah
sebelum air dalam.bumi dipancarkan
Allah lah tempat kembali bertaubat

sedihku, hampaku, meranaku, galauku
bisa jadi bisikan cinta Allah untukku
agar kembali kepelukan Nya
dalam tahajud, dalam doa, dalam dzikir

tak lupalah selalu bersyukur
karena Allah memperdulikan
dengan cobaan yang bertubi
agar selalu teringat pada ilahi

sampai di satu keabadian
saat semua tak lagi berarti
indahnian tempat kembali
keharibaan ilahi robbi

la tahzan... Allah ma ana

tunjuk dirimu


tunjuk dirimu berada
diantara ribuan bintang
diantara jutaan planet
diantara milyaran debu kosmis

tunjuk dirimu yang mana
lebih besarkah dari galaksi
lebih tinggikah dari lompatan meteor
lebih cepatkah dari cahaya

tunjuk dirimu siapa
apakah penguasa dunia
apakah pemilik rumah yang indah
apakah pengendara mobil mewah

apa artinya dirimu
dibandingkan mahakarya ilahi diluar sana
dibandingkan keunikan sistem luar biasa
dibandingkan lukisan semesta

aku hanyalah makhluk
tak berdaya dan lemah
mencoba mencari ridlaNya
dalam laku sisa usia

kesunyian



Ke sunyian memberikan banyak arti
Bukan berarti baik baik saja
Bukan berarti kosong
Bukan pula tak berada disana

Kesunyian menyimpan sejuta kata tak terucap
Tertahan dilangit langit kata
Tergantung di ranting ranting kering
Tak berbunyi

Kesunyian memaknakan arti
Berhenti berbunyi
Berhenti berkata
Berhenti memberi tahu

Kesunyian itu misteri
Kesunyian dari ramai yang tercekat
Kesunyian dari rasa yang terpotong
Kesunyian dari asa yang telah patah

Dengarkanlah kesunyian
Rasskanlah kesunyian
Resapi kesunyian
Maka dia akan banyak memberi tahu segala sesuatu yang kau tidak mengerti

PATAH

Aku patah hati
Aku merasa sendiri
Dalam duka dalam derita

Aku patah...
Karena terlalu keras berusaha
Karena melakukan semua yang aku bisa

Aku terbelah...
Antara mimpi dan harapan
Mampukah terus berjuang

Aku terpecah...
Haruskah aku menyerah
Meskipun aku tak mau kalah

Patah....
Tapi tak hancur...
Hanya menjadi dua
Bila kau lihat dia rusak
Tapi sebenarnya tidak

Lalu tiap patahan diruncingkan
Tiap patahan digunakan
Maka bergandalah kekuatan
Bertambahlah kemampuan

Its not about the broken
Its about used the broken
To conquered all
Just look at from different corner..,,,,

Bila Allah




Bila Allah sudah tak sayang lagi
Bisa saja tetiba ditimpakan adzab yang pedih.
Tapi tidak.....
Allah hanya membelai sayang dalam teguran
Namun kita...
selalu saja melewatkan bertaubat.

Allah itu sayang kita,
Lewat halusnya kala putra kita memberontak,
Kala suami kita berteriak,
Kala hati kita koyak.

Allah itu selalu sayang kita.
Tak pernah melepas kita tanpa penanda bahaya,
Memberikan kesulitan di depan hikmah.
Agar kita senantiasa berkhusnudzon akan segala peristiwa.

Allah itu selalu sayang kita
Memberikan petunjuk lewat nabiNya
memanggil mesra lewat lantunan sang bhilal
meski kadang kita acuhkan sja.

Allah itu selalu sayang kita
Menerima semua doa indah
Menerima semua keluh kesah
Menerima seluruh lelah sebagai ibadah
Hanya jika kita berniat karenaNya

Allah itu sayang kita
Memberikan segala yang kita butuh
Tanpa syarat, tanpa diminta
Meskipun kadang kita merajuk
Karena tak sesuai peta harapan

Allah itu selalu sayang kita
Allah itu Ar Rahman
Masihkah kita ragu padaNya
Allah suka dengan tobat hambaNya

Jangan lari menjauh, Mendekatlah...
Sebesar apapun kenistaan hamba
Dengan kehendakNya
Dihapuskan segala dosa
Diluruhkan segala beban
Karena Allah Maha segalanya.

hujan

Membasuh derita.... Menyembunyikan air mata.... Ketika semua ingin lepas... Ketika semua ingin bebas... Ada hujan Ada rahmat Ada c...