Ada kalanya ketika iming-iming hadiah tak lagi mampu
mengintimidasi
Ada kalanya ketika menjadi yang terbaik tak lagi di lirik
Ada kalanya ketika bermacam tantangan tak lagi memantik bara
api
Apakah itu artinya hasrat bersaing sudah hilang
Ataukah hanya kejenuhan semata
Seperti sudah bosan dengan segala predikat di atas rata-rata
Seolah ritme menanjak sudah terasa datar saja
Yang lucu adalah komentar orang
Yang kerap tak bosan membandingkan
Apa yang terjadi dulu dan sekarang
Jika tak sesuai yang mereka bayangkan
Musuh itu bukan untuk dikalahkan
Musuh itu adalah ciptaan agar tergerak melawan
Musuh itu adalah sebuah kebutuhan
Jika tak lagi butuh, apa lagi yang harus diperjuangkan
Mengenal hati yang penuh dengan semangat membara
Menjadi jiwa yang tak henti bergolak membahana
Mengukir mimpi yang selalu ingin dikejar
Meraihnya menjadi sesuatu prestasi yang tenar
Tapi tidak bagi jiwa yang damai
Bukan hingar binger dunia yang membuat dahaga
Tetapi ketenangan dalam ritme dinamis yang diidam
Menelusuri relung-relung kenikmatan hakiki
Rasa itu…
Kerap menelisik kedalam kalbu
fana telah
dicampakkan kini
demi bahagia yang abadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar